Blog

  • Pererat Sinergi dengan Masyarakat, Kapolsek Pancoran Gelar Halalbihalal dan Silaturahmi Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi serta menjaga kondusifitas wilayah pasca-Lebaran, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, S.E., M.M., melaksanakan kegiatan Halalbihalal bersama Ketua Pokdar Kamtibmas dan warga RT.02/RW.03, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat RW.03, Jalan Pancoran Barat ini dihadiri oleh jajaran Panit 2 Binmas, Bhabinkamtibmas, Ketua Pokdar Kamtibmas Bapak Abdul Karim Efendi, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga yang hadir. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat.

    “Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Momen Halalbihalal ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana bagi kami untuk bertukar informasi dalam upaya cegah tangkal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di lingkungan Kecamatan Pancoran,” ujar Kompol Mansur.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek memaparkan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Pancoran secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Meski demikian, ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih menjadi perhatian.

    “Situasi wilayah kita relatif aman dan kondusif, kejadian menonjol nihil. Namun, curanmor masih menjadi ancaman. Kami mengajak peran serta dan kerja sama seluruh warga untuk lebih aktif dan peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolsek juga menyinggung terkait pencegahan tawuran remaja yang belakangan sempat terdeteksi di wilayah Kelurahan Pancoran. Ia mengapresiasi kesigapan Patroli Perintis Polres yang berhasil menggagalkan aksi tersebut sebelum terjadi.

    Kompol Mansur berharap, kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat dapat menambah semangat warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak ragu untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.

    “Jika ada gangguan Kamtibmas yang membutuhkan kehadiran polisi, jangan ragu untuk menghubungi Bhabinkamtibmas atau langsung menelepon Call Center 110 yang bebas pulsa. Kami siap melayani,” pungkasnya.

    Kegiatan Halalbihalal ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polsek Pancoran dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai.

  • Polri Dinilai Sukses Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran, Tuai Respons Positif Masyarakat

    Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

    Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

    Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

    “Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

    Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

    “Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

    “Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

    Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.

  • APEL SABUK KAMTIBMAS DAN SIMULASI SISPAM MAKO POLRES METRO JAKARTA SELATAN BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas yang dirangkaikan dengan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) pada Selasa (7/4/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, serta dihadiri oleh Wakapolres Hendro Sukmono, Kabagops Tribuana Roseno, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, serta personel Polres Metro Jakarta Selatan.

    Selain unsur Polri, kegiatan ini juga melibatkan potensi masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas sebanyak 300 orang, terdiri dari berbagai elemen seperti kelompok ojek online, organisasi kemasyarakatan (Ormas) PETIR, Bang Japar, Pemuda Pancasila, FKPPI, FBR, Merah Putih, FKDM, serta Pemuda Panca Marga.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolres, dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) simulasi Sispam Mako yang dipimpin oleh Kabagops. Selanjutnya dilaksanakan simulasi lapangan Sispam Mako dengan penggambaran tahapan situasi Hijau, Kuning, dan Merah dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk massa anarkis.

    Dalam simulasi tersebut, unsur potensi masyarakat turut dilibatkan secara aktif sebagai bagian dari Sabuk Kamtibmas untuk bersama-sama mendukung pengamanan Mako Polres serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam arahannya menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan Mako maupun wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Sebagai tindak lanjut, kegiatan serupa akan dilaksanakan di tingkat Polsek jajaran dengan menyesuaikan arahan pimpinan, guna memperkuat kesiapan pengamanan di masing-masing wilayah.

    Usai kegiatan, seluruh peserta dari potensi masyarakat diberikan sarana kontak berupa beras  5 kg dan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Seluruh rangkaian kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas dan Simulasi Sispam Mako Polres Metro Jakarta Selatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Polsek Tebet Gencarkan Strong Point Sore Hari, Antisipasi Tawuran Remaja di Sejumlah Titik Rawan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan strong point sekaligus patroli pencegahan tawuran remaja di wilayah hukum Tebet, Selasa (7/4/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran, di antaranya Jl. Manggarai Utara II Kelurahan Manggarai, Jl. Bukit Duri Barat Kelurahan Bukit Duri, serta Jl. Dr. Saharjo Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Aiptu Yoyo Waluyo, Robby Sandra Putra, dan Briptu Ari Setyadi S. Mereka secara aktif melakukan pemantauan situasi wilayah serta menyambangi warga dan para remaja yang masih berkumpul di lokasi-lokasi tertentu.

    Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat dan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran serta turut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan di sore hingga malam hari.

    Dengan adanya kegiatan strong point ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat meresahkan warga. Polsek Tebet juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Mediasi Sengketa Hak Asuh Anak Warga Kramat Pela

    Jakarta Selatan — Perselisihan terkait hak asuh anak yang terjadi di wilayah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian Polsek Metro Kebayoran Baru pada Senin (6/4/2026).

    Kejadian bermula di Jalan Rambai RT 02 RW 02, Kelurahan Kramat Pela, ketika dua pihak yang merupakan pasangan suami istri terlibat sengketa perebutan hak asuh anak. Upaya penyelesaian secara kekeluargaan di lingkungan setempat tidak membuahkan hasil, sehingga permasalahan tersebut kemudian dibawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, lebih dulu melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi tetap kondusif. Selanjutnya, proses mediasi dilaksanakan di Polsek Metro Kebayoran Baru dan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim.

    Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan sementara. Pihak perempuan (ibu) akan membawa anaknya mulai Selasa (7/4/2026) hingga tanggal 15 April 2026. Setelah itu, anak tersebut akan kembali diasuh oleh pihak suami hingga adanya keputusan resmi dari pengadilan terkait hak asuh.

    Pihak kepolisian mengimbau kedua belah pihak untuk tetap menjaga komunikasi yang baik serta mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan anak selama proses hukum berlangsung.

    Dengan adanya mediasi ini, situasi yang sempat memanas berhasil diredam, dan diharapkan kedua pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah dibuat sambil menunggu putusan hukum yang berkekuatan tetap.

  • Tingkatkan Kewaspadaan, Unit Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Duren Tiga Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan mengantisipasi tindak kriminalitas, Unit 1 Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang warga di Jalan Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa sore (07/04/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Unit 1 Samapta, yakni Aiptu Jamari (Ps. 1 Samapta) dan Brigadir Arif Setiadi (Patko 4054). Patroli ini menyasar area pemukiman warga guna memberikan rasa aman serta menjalin komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, petugas menyambangi Ketua RT 015 RW 05, Bapak Wahyu. Aiptu Jamari menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami menghimbau warga untuk selalu waspada dan melakukan pengawasan ekstra, terutama menjelang jam-jam rawan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (3C),” ujar Aiptu Jamari di lokasi.

    Selain memberikan himbauan, petugas juga mensosialisasikan layanan darurat *Call Center 110*. Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan kejadian sekecil apa pun yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi di lapangan melalui layanan bebas pulsa tersebut.

    “Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama keamanan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera lapor agar bisa kami tindak lanjuti dengan cepat,” tambahnya.

    Patroli rutin seperti ini akan terus ditingkatkan oleh Polsek Pancoran sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI MALAM HARI, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli malam hingga dini hari pada Senin (6/4/2026) hingga Selasa (7/4/2026), mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan sebanyak 6 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, tim menyisir sejumlah titik rawan dengan melakukan patroli mobile, strong point, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

    Pada pukul 22.00 WIB, Tim 3P bergabung dengan unit Polsek Tebet melaksanakan strong point di Jalan Saharjo guna mengantisipasi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya, dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

    Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, tim memberikan imbauan kepada warga RW 10 di Jalan Manggarai Selatan I terkait antisipasi kejahatan 3C (curas, curat, curanmor), tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya. Kegiatan berjalan aman dan kondusif.

    Patroli berlanjut pada pukul 23.20 WIB dengan pelaksanaan strong point di Jalan Manggarai Utara I untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, yang juga berjalan dalam situasi aman.

    Memasuki pukul 00.00 WIB, Tim 3P mengikuti apel 3 Pilar di Pos Pantau Tuyul yang dipimpin oleh PAWAS Tebet IPDA Edi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan situasi tetap terkendali.

    Pada pukul 02.00 WIB, tim kembali bergabung dengan Polsek Tebet melaksanakan kegiatan “solo bandung” di Pos Pantau Tuyul dalam rangka mengantisipasi tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya, dengan hasil situasi tetap aman.

    Selanjutnya, patroli dilanjutkan dengan strong point di beberapa lokasi rawan, antara lain Jalan Kalibata Timur I (02.20 WIB), Jalan Buncit Raya (02.40 WIB), TL Republika Pejaten Village (03.15 WIB), Jalan Kemang Timur (03.25 WIB), Jalan Kemang Selatan (03.45 WIB), hingga Jalan Pangeran Antasari pada pukul 04.20 WIB. Seluruh kegiatan difokuskan pada pencegahan kejahatan 3C, balap liar, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan aman dan kondusif, tanpa ditemukan kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan diakhiri pada pukul 04.30 WIB dengan kembalinya Tim 3P ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan tetap terjaga aman, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari.

  • Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

    Jakarta – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).

    Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.

    “Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
    “Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

    Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan.
    “Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.

    Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.

    Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan.
    “Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.
    “Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.

    Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan.
    “Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.

    Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi.

  • NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia, Segera Dipulangkan ke Indonesia

    Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

    AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

    Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

    “Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

    Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

    Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

    Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

    “Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

    AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi SPBU Kasablanka, Perkuat Himbauan Kamtibmas kepada Warga

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis di SPBU Pertamina Jl. Kasablanka RT 09 RW 011, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026) pukul 10.55 WIB.

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Evin Susanto menyambangi Bapak Sukirman serta warga sekitar untuk menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu menjaga keamanan lingkungan, tertib dalam beraktivitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas di sekitarnya.

    Selain itu, disampaikan pula sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), termasuk himbauan kepada pengendara sepeda motor untuk menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian. Kepada warga yang memiliki anak, khususnya remaja, diingatkan agar memastikan sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja.

    Tak lupa, Bhabinkamtibmas juga mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas setempat apabila terdapat permasalahan terkait kamtibmas.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran pihak Kepolisian Polsek Tebet yang rutin melakukan sambang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar.