Blog

  • Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji 2026, Hadir Lindungi Jemaah Sesuai Arahan Presiden Prabowo

    Jakarta, 9 April 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 sebagai langkah konkret melindungi calon jemaah dari praktik haji ilegal dan penipuan.

    Kesepakatan ini terjalin dalam pertemuan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dengan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (9/4). Pembentukan Satgas ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.

    Wakapolri menegaskan, Satgas Haji akan bekerja terpadu dari pusat hingga daerah dengan pendekatan menyeluruh—mulai dari edukasi hingga penegakan hukum.

    Polri akan mengedepankan:
    • Edukasi (preemtif): Sosialisasi masif agar masyarakat tidak tertipu modus travel ilegal
    • Pencegahan (preventif): Pengawasan ketat di bandara dan pelabuhan
    • Penindakan (represif): Tindakan tegas terhadap pelaku penipuan dan haji ilegal

    “Satgas ini kami bentuk untuk memastikan masyarakat terlindungi dan tidak menjadi korban penipuan dengan berbagai modus,” ujar Wakapolri.

    Selain itu, akan dibuka hotline pengaduan terpadu guna mempercepat respons terhadap laporan masyarakat.

    Ancaman Nyata: Puluhan Kasus dan Kerugian Miliaran Rupiah

    Data Polri menunjukkan praktik penipuan haji masih marak:
    • 42 kasus tengah diproses hukum
    • 1 kasus sudah tahap lanjutan
    • Kerugian mencapai Rp92,64 miliar

    Sementara itu, pada 2025, aparat berhasil mencegah 1.243 calon jemaah berangkat menggunakan visa non-haji, dengan jumlah terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta.

    Temuan ini menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan harus diperkuat secara sistematis.

    Sinergi Hingga ke Arab Saudi

    Tidak hanya di dalam negeri, Polri juga memperluas koordinasi hingga ke Arab Saudi. Personel akan ditempatkan untuk memperkuat komunikasi dengan aparat keamanan di Jeddah dan Mekkah.

    Langkah ini memastikan perlindungan jemaah Indonesia tetap berjalan, bahkan saat berada di luar negeri.

    Komitmen Pemerintah: Aman dan Tidak Membebani

    Wakil Menteri Haji dan Umrah menegaskan, Satgas Haji dibentuk untuk menjalankan dua fokus utama arahan Presiden:
    1. Perlindungan penuh terhadap jemaah
    2. Menjaga agar biaya haji tidak semakin membebani masyarakat

    Pemerintah juga memastikan bahwa kenaikan biaya global tidak serta-merta dibebankan kepada jemaah.

    “Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” tegasnya.

    Imbauan: Waspada Modus Haji Ilegal

    Polri mengingatkan masyarakat untuk:
    • Tidak tergiur penawaran haji dengan visa non-resmi
    • Memastikan travel memiliki izin resmi
    • Segera melapor jika menemukan indikasi penipuan

    “Modus akan terus berkembang. Karena itu kewaspadaan masyarakat menjadi kunci. Polri akan bertindak tegas demi melindungi masyarakat,” pungkas Wakapolri.

    Pembentukan Satgas Haji 2026 menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat. Polri, bersama Kemenhaj dan seluruh pemangku kepentingan, terus bergerak cepat dan responsif.

  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Unit Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Komplek Liga Mas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Pancoran, Unit 1 Piket Samapta melaksanakan kegiatan patroli dialogis di Komplek Liga Mas, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu malam (08/04/2026).

    Kegiatan patroli yang dimulai pukul 21.45 WIB ini dilaksanakan oleh personel Unit Samapta, yakni Aiptu Jamari (Ps. 1 Samapta) bersama Brigadir Arif Setiadi (Patko 4054).

    Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi petugas keamanan (security) setempat, Bapak Sobirin, untuk melakukan dialog interaktif dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Petugas menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan satuan pengamanan lingkungan dalam menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif.

    “Kami mengimbau kepada petugas keamanan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki jam-jam rawan. Lakukan pemantauan secara rutin di area lingkungan guna mengantisipasi tindak kejahatan seperti Curas (Pencurian dengan Kekerasan), Curat (Pencurian dengan Pemberatan), dan Curanmor (Pencurian Kendaraan Bermotor),” ujar Aiptu Jamari di sela-sela kegiatan.

    Selain memberikan imbauan kewaspadaan, petugas patroli juga mengingatkan agar setiap kejadian sekecil apapun yang mencurigakan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Masyarakat dan petugas keamanan diimbau untuk tidak ragu menghubungi layanan Call Center Polri 110 jika membutuhkan kehadiran petugas patroli dengan segera.

    Kegiatan patroli dialogis ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di tengah-tengah warga.

  • Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancoran Sambangi Pos Siskamling

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancoran, Aiptu Suwondo, melaksanakan kegiatan Cooling System melalui sambang dan Door to Door System (DDS) di Pos Siskamling RW 03, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu malam (08/04/2026).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 WIB ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak kepolisian dengan warga yang sedang bertugas menjaga keamanan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Suwondo menemui Bapak Sriwidodo beserta rekan-rekan petugas Siskamling yang sedang berjaga.

    Dalam arahannya, Aiptu Suwondo mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, terutama terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran minuman keras (miras), penyalahgunaan narkoba, serta antisipasi aksi tawuran.

    “Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi menjaga lingkungan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai lengah, segera lakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan agar wilayah Kelurahan Pancoran tetap aman dan kondusif,” ujar Aiptu Suwondo.

    Lebih lanjut, Aiptu Suwondo juga memberikan edukasi kepada petugas Siskamling mengenai prosedur pelaporan jika terjadi situasi darurat. Ia mengimbau agar warga tidak ragu untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau menghubungi layanan kepolisian bebas pulsa di nomor 110 apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau gangguan keamanan di wilayahnya.

    Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memberikan rasa aman bagi warga Kelurahan Pancoran dalam beristirahat di malam hari.

  • Pererat Sinergi dengan Masyarakat, Kapolsek Pancoran Gelar Halalbihalal dan Silaturahmi Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi serta menjaga kondusifitas wilayah pasca-Lebaran, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, S.E., M.M., melaksanakan kegiatan Halalbihalal bersama Ketua Pokdar Kamtibmas dan warga RT.02/RW.03, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (8/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat RW.03, Jalan Pancoran Barat ini dihadiri oleh jajaran Panit 2 Binmas, Bhabinkamtibmas, Ketua Pokdar Kamtibmas Bapak Abdul Karim Efendi, serta warga setempat.

    Dalam sambutannya, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh warga yang hadir. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat.

    “Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian. Momen Halalbihalal ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana bagi kami untuk bertukar informasi dalam upaya cegah tangkal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di lingkungan Kecamatan Pancoran,” ujar Kompol Mansur.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek memaparkan situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Pancoran secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Meski demikian, ia menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih menjadi perhatian.

    “Situasi wilayah kita relatif aman dan kondusif, kejadian menonjol nihil. Namun, curanmor masih menjadi ancaman. Kami mengajak peran serta dan kerja sama seluruh warga untuk lebih aktif dan peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolsek juga menyinggung terkait pencegahan tawuran remaja yang belakangan sempat terdeteksi di wilayah Kelurahan Pancoran. Ia mengapresiasi kesigapan Patroli Perintis Polres yang berhasil menggagalkan aksi tersebut sebelum terjadi.

    Kompol Mansur berharap, kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat dapat menambah semangat warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak ragu untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan.

    “Jika ada gangguan Kamtibmas yang membutuhkan kehadiran polisi, jangan ragu untuk menghubungi Bhabinkamtibmas atau langsung menelepon Call Center 110 yang bebas pulsa. Kami siap melayani,” pungkasnya.

    Kegiatan Halalbihalal ini berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polsek Pancoran dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai.

  • Polri Dinilai Sukses Kelola Arus Mudik dan Balik Lebaran, Tuai Respons Positif Masyarakat

    Jakarta – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

    Selama periode operasi yang berlangsung selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan yang optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga dinilai berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.

    Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

    “Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar Edi.

    Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung kecepatan respons dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

    “Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga mendapatkan banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

    “Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.

    Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen-momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.

  • APEL SABUK KAMTIBMAS DAN SIMULASI SISPAM MAKO POLRES METRO JAKARTA SELATAN BERJALAN AMAN DAN KONDUSIF

    Jakarta Selatan – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas yang dirangkaikan dengan Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) pada Selasa (7/4/2026) pukul 16.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, I Putu Yuni Setiawan, serta dihadiri oleh Wakapolres Hendro Sukmono, Kabagops Tribuana Roseno, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, serta personel Polres Metro Jakarta Selatan.

    Selain unsur Polri, kegiatan ini juga melibatkan potensi masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas sebanyak 300 orang, terdiri dari berbagai elemen seperti kelompok ojek online, organisasi kemasyarakatan (Ormas) PETIR, Bang Japar, Pemuda Pancasila, FKPPI, FBR, Merah Putih, FKDM, serta Pemuda Panca Marga.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel Sabuk Kamtibmas yang dipimpin Kapolres, dilanjutkan dengan Tactical Wall Game (TWG) simulasi Sispam Mako yang dipimpin oleh Kabagops. Selanjutnya dilaksanakan simulasi lapangan Sispam Mako dengan penggambaran tahapan situasi Hijau, Kuning, dan Merah dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk massa anarkis.

    Dalam simulasi tersebut, unsur potensi masyarakat turut dilibatkan secara aktif sebagai bagian dari Sabuk Kamtibmas untuk bersama-sama mendukung pengamanan Mako Polres serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan dalam arahannya menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan yang mungkin terjadi di lingkungan Mako maupun wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Sebagai tindak lanjut, kegiatan serupa akan dilaksanakan di tingkat Polsek jajaran dengan menyesuaikan arahan pimpinan, guna memperkuat kesiapan pengamanan di masing-masing wilayah.

    Usai kegiatan, seluruh peserta dari potensi masyarakat diberikan sarana kontak berupa beras  5 kg dan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Seluruh rangkaian kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas dan Simulasi Sispam Mako Polres Metro Jakarta Selatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

  • Polsek Tebet Gencarkan Strong Point Sore Hari, Antisipasi Tawuran Remaja di Sejumlah Titik Rawan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan strong point sekaligus patroli pencegahan tawuran remaja di wilayah hukum Tebet, Selasa (7/4/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran, di antaranya Jl. Manggarai Utara II Kelurahan Manggarai, Jl. Bukit Duri Barat Kelurahan Bukit Duri, serta Jl. Dr. Saharjo Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Aiptu Yoyo Waluyo, Robby Sandra Putra, dan Briptu Ari Setyadi S. Mereka secara aktif melakukan pemantauan situasi wilayah serta menyambangi warga dan para remaja yang masih berkumpul di lokasi-lokasi tertentu.

    Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat dan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran serta turut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan di sore hingga malam hari.

    Dengan adanya kegiatan strong point ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat meresahkan warga. Polsek Tebet juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Mediasi Sengketa Hak Asuh Anak Warga Kramat Pela

    Jakarta Selatan — Perselisihan terkait hak asuh anak yang terjadi di wilayah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian Polsek Metro Kebayoran Baru pada Senin (6/4/2026).

    Kejadian bermula di Jalan Rambai RT 02 RW 02, Kelurahan Kramat Pela, ketika dua pihak yang merupakan pasangan suami istri terlibat sengketa perebutan hak asuh anak. Upaya penyelesaian secara kekeluargaan di lingkungan setempat tidak membuahkan hasil, sehingga permasalahan tersebut kemudian dibawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, lebih dulu melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi tetap kondusif. Selanjutnya, proses mediasi dilaksanakan di Polsek Metro Kebayoran Baru dan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim.

    Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan sementara. Pihak perempuan (ibu) akan membawa anaknya mulai Selasa (7/4/2026) hingga tanggal 15 April 2026. Setelah itu, anak tersebut akan kembali diasuh oleh pihak suami hingga adanya keputusan resmi dari pengadilan terkait hak asuh.

    Pihak kepolisian mengimbau kedua belah pihak untuk tetap menjaga komunikasi yang baik serta mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan anak selama proses hukum berlangsung.

    Dengan adanya mediasi ini, situasi yang sempat memanas berhasil diredam, dan diharapkan kedua pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah dibuat sambil menunggu putusan hukum yang berkekuatan tetap.

  • Tingkatkan Kewaspadaan, Unit Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Duren Tiga Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan mengantisipasi tindak kriminalitas, Unit 1 Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang warga di Jalan Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa sore (07/04/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Unit 1 Samapta, yakni Aiptu Jamari (Ps. 1 Samapta) dan Brigadir Arif Setiadi (Patko 4054). Patroli ini menyasar area pemukiman warga guna memberikan rasa aman serta menjalin komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, petugas menyambangi Ketua RT 015 RW 05, Bapak Wahyu. Aiptu Jamari menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami menghimbau warga untuk selalu waspada dan melakukan pengawasan ekstra, terutama menjelang jam-jam rawan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (3C),” ujar Aiptu Jamari di lokasi.

    Selain memberikan himbauan, petugas juga mensosialisasikan layanan darurat *Call Center 110*. Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan kejadian sekecil apa pun yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi di lapangan melalui layanan bebas pulsa tersebut.

    “Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama keamanan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera lapor agar bisa kami tindak lanjuti dengan cepat,” tambahnya.

    Patroli rutin seperti ini akan terus ditingkatkan oleh Polsek Pancoran sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI MALAM HARI, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli malam hingga dini hari pada Senin (6/4/2026) hingga Selasa (7/4/2026), mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan sebanyak 6 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, tim menyisir sejumlah titik rawan dengan melakukan patroli mobile, strong point, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

    Pada pukul 22.00 WIB, Tim 3P bergabung dengan unit Polsek Tebet melaksanakan strong point di Jalan Saharjo guna mengantisipasi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya, dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

    Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, tim memberikan imbauan kepada warga RW 10 di Jalan Manggarai Selatan I terkait antisipasi kejahatan 3C (curas, curat, curanmor), tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya. Kegiatan berjalan aman dan kondusif.

    Patroli berlanjut pada pukul 23.20 WIB dengan pelaksanaan strong point di Jalan Manggarai Utara I untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, yang juga berjalan dalam situasi aman.

    Memasuki pukul 00.00 WIB, Tim 3P mengikuti apel 3 Pilar di Pos Pantau Tuyul yang dipimpin oleh PAWAS Tebet IPDA Edi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan situasi tetap terkendali.

    Pada pukul 02.00 WIB, tim kembali bergabung dengan Polsek Tebet melaksanakan kegiatan “solo bandung” di Pos Pantau Tuyul dalam rangka mengantisipasi tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya, dengan hasil situasi tetap aman.

    Selanjutnya, patroli dilanjutkan dengan strong point di beberapa lokasi rawan, antara lain Jalan Kalibata Timur I (02.20 WIB), Jalan Buncit Raya (02.40 WIB), TL Republika Pejaten Village (03.15 WIB), Jalan Kemang Timur (03.25 WIB), Jalan Kemang Selatan (03.45 WIB), hingga Jalan Pangeran Antasari pada pukul 04.20 WIB. Seluruh kegiatan difokuskan pada pencegahan kejahatan 3C, balap liar, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan aman dan kondusif, tanpa ditemukan kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan diakhiri pada pukul 04.30 WIB dengan kembalinya Tim 3P ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan tetap terjaga aman, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari.