Blog

  • RESPON CEPAT LAPORAN 110, POLSEK PANCORAN MEDIASI DUGAAN PENIPUAN DI PHALA-WAN CAFÉ

    Jakarta Selatan – Piket Fungsi Polsek Pancoran merespons cepat laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait dugaan penipuan di wilayah Duren Tiga. Kasus diselesaikan dengan mediasi di tempat kejadian.

    Kegiatan pengecekan dilakukan Minggu (26/07/2026) pukul 22.10 WIB di PHALA-WAN CAFÉ, Jl. TMPN Kalibata No.6, RT 06/RW 07, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Laporan diterima pada pukul 19.42 WIB dari pelapor Sdri. Neneng No. HP 08984805366. Dalam pengaduannya, pelapor menyampaikan bahwa ia dihampiri dan ditahan oleh beberapa orang serta dituduh sebagai pelaku penipuan.

    Pelapor membantah tuduhan tersebut dan mengaku memiliki bukti. Pelapor kemudian memohon pendampingan petugas untuk dilakukan pengecekan di lokasi.

    Dipimpin Pawas AKP Iwan Ridwanullah S.H, piket fungsi langsung mendatangi lokasi sesuai laporan. Di PHALA-WAN CAFÉ, petugas melakukan mediasi antara pelapor Sdri. Neneng dengan pihak terlapor Sdri. Devisa Harlie dan Shafa Rahmanda.

    Melalui mediasi tersebut situasi dapat dikendalikan. Tidak ditemukan keributan lebih lanjut dan suasana di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.

    Kapolsek Pancoran Kompol Mansur S.E., M.M. melalui laporan resmi menyampaikan bahwa Polsek Pancoran akan terus menindaklanjuti setiap laporan masyarakat 110 dengan cepat dan humanis.

    Warga diimbau apabila membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center 110 bebas pulsa 24 jam.

  • Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026).

    Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri dan sebagai bentuk penghormatan bagi pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang mengemban amanah di lingkungan Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Kapolres jajaran.

    Sebanyak 22 pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Karoops, Karo SDM, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, hingga Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

    Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Metro Jaya.

    “Kepada Pejabat yang baru bergabung, Selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, saudara dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

    Kapolda juga berpesan agar seluruh personel selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

    “Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya selalu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

  • Antisipasi kejahatan Jalanan Polsek Pasar Minggu laksanakan patroli di wilayah Pasar Minggu

    Jakarta Selatan, Polsek Pasar Minggu bersama unsur Tiga Pilar Kecamatan Pasar Minggu melaksanakan kegiatan Patroli Skala Sedang, Himbauan dan Antisipasi Kejahatan Jalanan di wilayah Kec. Pasar Minggu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Cipta Kondisi guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pasar Minggu.

    Apel kesiapan dipimpin oleh Iptu Franky  Panit Reskrim Polsek Pasar Minggu   selaku piket Pawas Polsek Pasar Minggu

    Sebelum melaksanakan kegiatan  Iptu Franky memrikan arahan kepada personel dan  menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan anggota Polsek, TNI, dan Satpol PP yang telah hadir mengikuti apel malam dan Beliau menekankan agar seluruh personel tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya demi terciptanya kondusifitas di wilayah Kecamatan Pasar Minggu.

    Pawas juga memberikan atensi pimpinan terkait maraknya kasus kejahatan jalanan khususnya begal. Dengan adanya sinergitas dan kebersamaan dari Tiga Pilar, diharapkan situasi wilayah dapat aman dan terkendali. Tugas utama dari gabungan malam ini adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    Adapun sasaran dalam Operasi Cipta Kondisi ini antara lain:

    1.  Daerah rawan gangguan Kamtibmas: Tawuran, Curat, Curas, dan Curanmor

    2. Membubarkan kerumunan7.  Pemberian himbauan Kamtibmas kepada warga dan PKL

    Setelah pelaksanaan apel, personel gabungan langsung melaksanakan himbauan Kamtibmas kepada warga dan para PKL yang berjualan di depan Mako Polsek Pasar Minggu, Jl. Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Para pedagang dihimbau agar berjualan di lokasi yang telah disediakan agar tidak menghambat pengguna jalan lain. Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pengendara dan kendaraan roda dua.

  • Patroli Jalan Kaki Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Buka Ruang Dialog dengan Warga di Puncak Jaya

    Puncak Jaya – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melaksanakan patroli jalan kaki di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Minggu (26/7/2026). Selain memantau situasi keamanan, patroli dimanfaatkan sebagai sarana berdialog dengan masyarakat guna menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan serta aktivitas warga sehari-hari.

    Selama patroli, personel menyapa warga yang ditemui di sepanjang rute dan berbincang mengenai situasi kamtibmas di lingkungan mereka. Dalam kesempatan tersebut, personel juga menyampaikan imbauan agar masyarakat terus menjaga keamanan serta tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

    Suasana akrab terlihat ketika sejumlah anak menghampiri personel yang membagikan makanan ringan. Personel menyempatkan diri berbincang dan berinteraksi dengan anak-anak, sementara orang tua yang berada di sekitar turut menyaksikan kegiatan tersebut.

    Patroli kemudian dilanjutkan dengan pemantauan di sejumlah titik di Distrik Muara. Hingga kegiatan berakhir, aktivitas masyarakat berlangsung seperti biasa dan situasi keamanan di wilayah tersebut terpantau kondusif.

    Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

    “Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga mendengar secara langsung kondisi yang dihadapi masyarakat. Dialog seperti ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kami,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan dialogis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua.

    “Pendekatan dialogis dan humanis
    akan terus kami kedepankan dalam
    setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran personel di tengah masyarakat, menyapa warga, berdialog, hingga berbagi dengan anak-anak merupakan wujud pelayanan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat serta menciptakan hubungan yang harmonis antara petugas keamanan dan warga,” kata Wakaops Damai Cartenz.

    Salah seorang warga Distrik Muara Ibu Mowenda mengapresiasi patroli yang rutin dilakukan karena memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi di lingkungan mereka secara langsung kepada petugas.

    “Kami mengucapkan terima kasih karena bapak-bapak sering datang menyapa warga. Kalau ada kesempatan berbincang seperti ini, kami juga bisa menyampaikan keadaan yang kami lihat di lingkungan sekitar,” ujar Ibu Mowenda.

    Selain memantau situasi keamanan, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan masyarakat melalui interaksi serta dialog langsung di lapangan.

  • POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN II JENIS ETOMIDATE SEBANYAK 8.698 PCS CARTRIDGE, JARINGAN INTERNASIONAL

    JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika Golongan II jenis Etomidate yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional, dengan total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8.698 pcs cartridge yang mengandung cairan Etomidate.

    Pengungkapan bermula pada Selasa, 21 Juli 2026, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jakarta Selatan.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan, pemantauan, serta pemetaan lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap seorang pria berinisial R (22) yang diduga hendak melakukan transaksi.

    Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 3 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam sebuah paperbag. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik kemudian melakukan pengembangan ke sejumlah lokasi lain.

    Pengembangan tersebut membawa petugas ke sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada lokasi ini polisi mengamankan seorang pria berinisial AG (28). Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 171 pcs cartridge Etomidate beserta sejumlah barang bukti pendukung.

    Penyelidikan kemudian berlanjut hingga polisi mengamankan dua orang lainnya, yakni AF (29) dan AM (36). Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui masih menyimpan barang bukti di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Saat dilakukan penggeledahan di apartemen tersebut, polisi menemukan 4.384 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam koper dan tas.

    Tidak berhenti sampai di situ, polisi kembali melakukan pengembangan pada Kamis, 23 Juli 2026, Dari hasil pengembangan lanjutan terhadap tersangka R (22), petugas kembali menemukan 4.140 pcs cartridge Etomidate di lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan.

    Dengan pengungkapan lanjutan tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 8.698 pcs cartridge narkotika Golongan II jenis Etomidate.

    Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, S.I.K., M.Si. mengatakan “ Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan dua jenis Etomidate jaringan internasional di enam TKP berbeda di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan barang bukti sebanyak 8.698 pcs  cartridge berisikan Etomidate serta empat orang tersangka terdiri dari tiga orang laki-laki inisial R (22), AF (29) , dan AG (28), serta satu orang perempuan inisial AM (36)”.

     selanjutnya barang bukti dan tersangka akan dilakukan penyidikan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

  • OPERASI RAZIA CIPTA KONDISI POLSEK MAMPANG

    Jakarat Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Mampang melaksanakan Operasi Razia dan patroli skala sedang pada dini hari di sejumlah titik rawan wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Kegiatan difokuskan pada pencegahan penyalahgunaan narkoba, tawuran, begal, serta tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor. Petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan, barang bawaan, serta memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada jam rawan.

    Dalam pelaksanaan operasi, petugas mengamankan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan pengendaranya melakukan pelanggaran lalu lintas.

    Polsek Mampang terus mengedepankan tindakan yang profesional, humanis, dan sesuai prosedur hukum demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

  • Catar Kalteng Catat Jarak Lari Tertinggi pada Seleksi Tingkat Pusat Akpol 2026

    Semarang – Seleksi Tingkat Pusat Calon Taruna (Catar) Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 terus berlangsung di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) untuk memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan prestasi.

    Salah satu capaian menonjol pada tes kesamaptaan jasmani ditorehkan oleh Jonathan Putra Siregar, calon taruna asal Polda Kalimantan Tengah. Pada tes lari selama 12 menit, Jonathan berhasil menempuh jarak 3.575 meter, menjadi peserta dengan capaian lari tertinggi pada pelaksanaan seleksi tingkat pusat tahun ini.

    Selain menunjukkan kemampuan fisik yang prima, Jonathan juga mencatat nilai Tes Potensi Akademik (TPA) sebesar 72 dan Tes Bahasa Inggris sebesar 82. Ia mengaku mempersiapkan diri secara mandiri melalui latihan fisik rutin serta belajar Bahasa Inggris dari berbagai sumber pembelajaran daring.

    Jonathan menilai seluruh proses seleksi yang diikutinya berlangsung secara terbuka dan objektif. Menurutnya, setiap tahapan memberikan ruang bagi peserta untuk bersaing secara sehat berdasarkan hasil yang diperoleh.

    Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Dr. Anwar, mengatakan tes kesamaptaan jasmani merupakan salah satu instrumen penting dalam mengukur kesiapan calon taruna untuk mengikuti pendidikan kepolisian.

    “Selain kemampuan akademik, kesehatan fisik, kesehatan mental, dan psikologi juga menjadi aspek yang dinilai. Yang tidak kalah penting adalah calon anggota Polri harus memiliki karakter, integritas, dan jiwa melayani masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Anwar.

    Ia menambahkan, hasil tes kesamaptaan tahun ini menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Sebanyak 20 peserta berhasil menempuh jarak lebih dari 3.200 meter dalam waktu 12 menit, mencerminkan kesiapan fisik para calon taruna yang mengikuti seleksi tingkat pusat.

    Polri berkomitmen menyelenggarakan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Melalui proses seleksi yang objektif, diharapkan lahir calon-calon perwira Polri yang unggul, berintegritas, profesional, serta siap mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

  • POLSEK PANCORAN GELAR OPS CIPTA KONDISI MALAM DI  TITIK RAWAN BEGAL 

    Jakarta Selatan – Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile skala sedang untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan tawuran di wilayah Kecamatan Pancoran.

    Senin (27/07/2026) pukul 23.00 WIB di Halaman Parkir Polsek Pancoran, Jl. Hj. Tutty Alawiyah, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Dipimpin oleh Pawas 2.0 Iptu Adhy Renjana P. Pieters, S.H. selaku Panit Reskrim dengan kekuatan 10 personel. Terdiri dari 8 personel Polsek Pancoran dan 2 personel Pokdar.

    Dalam arahannya, Iptu Adhy menyampaikan bahwa operasi malam ini sesuai atensi pimpinan untuk menyasar titik-titik kerumunan masyarakat seperti tempat nongkrong di wilayah hukum Polsek Pancoran.

    “Kepada para pemuda yang nongkrong di tempat rawan agar segera dibubarkan. Karena berpotensi menimbulkan kerawanan, terutama tawuran dan kejahatan jalanan,” tegasnya.

    Ia juga mengapresiasi peran masyarakat yang aktif memberikan informasi. Berkat laporan warga, beberapa potensi tawuran di wilayah Pancoran berhasil dicegah.

    “Tidak hanya tawuran. Kejahatan jalanan seperti curas, curat dan curanmor 3C juga menjadi atensi pimpinan. Mari kita sama-sama waspada dan menerapkan buddy system. Saling menjaga satu sama lain. Jangan underestimate terhadap apapun,” ujarnya.

    Sasaran operasi meliputi daerah rawan gangguan kamtibmas, trotoar yang dijadikan tempat berkumpul dan parkir sepeda motor, serta jalan raya yang kerap digunakan untuk balap liar dan titik kumpul komunitas motor.

    Barang sasaran Ops Cipkon antara lain handak, minuman keras, narkoba, dan pembubaran kerumunan.

    Rute patroli mobile meliputi Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps. Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya. Petugas juga melaksanakan strong point dan patroli blue light. Titik stationer ditetapkan di Jl. Hj. Tuty Alawiyah, Kelurahan Kalibata.

    Dari hasil kegiatan, petugas memberikan himbauan kepada para remaja di 2 lokasi: 

    1. Jembatan Pelangi perbatasan Jakarta Selatan – Jakarta Timur, kolong Fly Over Rawajati, agar segera pulang dan waspada terhadap kejahatan jalanan serta tawuran. 

    2. Jl. Hj. Tuty Alawiyah, Kelurahan Kalibata, agar tidak nongkrong larut malam di tempat rawan.

    Potensi kerawanan yang diantisipasi dalam operasi ini adalah tawuran antar warga, kejahatan jalanan, dan peredaran narkoba.

    Kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini merupakan bentuk sinergitas Polsek Pancoran bersama unsur 3 Pilar dan Pokdar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Pancoran.

  • Operasi Jaya 21 Polsek Pesanggrahan Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan

    Jakarta Selatan — Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan kembali menggelar Operasi Jaya 21 dengan menyasar tindak kejahatan jalanan, seperti curas, curat, curanmor (3C), begal, serta penyalahgunaan narkoba, Selasa (28/7/2026) dini hari.

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 01.30 WIB di Jalan Inspeksi Kali Pesanggrahan, Ulujami ini dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Siswanto, S.H., di bawah pengendalian Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA. Operasi melibatkan personel Polsek Pesanggrahan bersama unsur Satpol PP dan potensi masyarakat.

    Sebelum pelaksanaan patroli dan razia, seluruh personel menerima arahan untuk mengedepankan tindakan yang profesional, humanis, dan tegas sesuai prosedur, serta meningkatkan kewaspadaan saat bertugas di titik-titik yang dinilai rawan terhadap gangguan kamtibmas.

    Dalam pelaksanaan operasi, petugas melakukan patroli mobile dan pemeriksaan kendaraan. Hasilnya, satu unit sepeda motor tanpa dilengkapi dokumen kendaraan berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

    Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan bahwa Operasi Jaya 21 merupakan langkah preventif yang terus diintensifkan untuk mencegah aksi kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    “Kegiatan patroli dan razia akan terus kami laksanakan secara rutin pada jam-jam rawan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu melengkapi dokumen kendaraan dan bersama-sama berperan aktif menjaga lingkungan dari potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Seala Syah Alam.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Pesanggrahan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan.

  • Antisipasi Kejahatan Jalanan, Tawuran, dan Balap Liar, Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Patroli serta Razia Stasioner

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Jaya 21 yang difokuskan pada antisipasi kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), tawuran, serta balap liar di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, mulai pukul 01.30 WIB hingga selesai, dengan titik pelaksanaan di Jalan Kyai Maja Raya dan Traffic Light Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja Raya, Kebayoran Baru. Operasi dipimpin oleh Pawas 2.0 Iptu Akhmad A. Donald, S.H., dengan melibatkan 10 personel Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Pada pukul 01.30 WIB, personel melaksanakan patroli dan razia stasioner dalam rangka Operasi Cipkon Jaya 21. Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara serta memberikan imbauan dan tindakan preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Hasil kegiatan menunjukkan bahwa petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran, di antaranya tidak menggunakan helm, tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM), serta berboncengan tiga orang. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna hitam dengan nomor polisi B 3980 VBV karena tidak dilengkapi dokumen kepemilikan kendaraan maupun kelengkapan kendaraan lainnya.

    Kendaraan tersebut selanjutnya diamankan ke Polsek Metro Kebayoran Baru untuk proses lebih lanjut.

    Kegiatan Cipkon Jaya 21 berakhir pada pukul 02.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Diharapkan melalui patroli rutin dan razia stasioner ini, potensi kejahatan jalanan, aksi tawuran, maupun balap liar dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.