Jakarta – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).
Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.
“Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri. “Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan. “Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.
Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.
Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan. “Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi. “Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.
Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan. “Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.
Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi.
Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).
AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.
Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.
“Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.
Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.
Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.
Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.
“Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.
AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis di SPBU Pertamina Jl. Kasablanka RT 09 RW 011, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026) pukul 10.55 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Evin Susanto menyambangi Bapak Sukirman serta warga sekitar untuk menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu menjaga keamanan lingkungan, tertib dalam beraktivitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas di sekitarnya.
Selain itu, disampaikan pula sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), termasuk himbauan kepada pengendara sepeda motor untuk menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian. Kepada warga yang memiliki anak, khususnya remaja, diingatkan agar memastikan sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja.
Tak lupa, Bhabinkamtibmas juga mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas setempat apabila terdapat permasalahan terkait kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran pihak Kepolisian Polsek Tebet yang rutin melakukan sambang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis di Parkiran TIKI, Jl. Tebet Dalam Raya, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Brigpol Aditia dengan menyasar warga masyarakat di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, curat, curas, dan curanmor.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan himbauan kepada warga agar tidak mudah terpengaruh dan terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Brigpol Aditia turut mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, sehingga masyarakat dapat segera menghubungi pihak Kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas.
Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat di pagi hari, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di TL Saharjo, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/4/2026) pukul 06.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suwarno bersama Brigadir Aditia dengan fokus pada kelancaran arus kendaraan di jam sibuk serta mengantisipasi potensi kejahatan jalanan.
Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga memberikan himbauan kepada para pengguna jalan agar senantiasa tertib berlalu lintas dan tidak melawan arus, guna menjaga keselamatan bersama.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang memulai aktivitas di pagi hari. Hingga kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.
Jakarta Selatan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis di Pos Keamanan RW 01 Pemukiman Tebet Dalam, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026) pukul 21.45 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana dengan menyasar petugas keamanan dan warga sekitar sebagai upaya antisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, curat, curas, dan curanmor.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan himbauan kepada petugas keamanan dan warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi tindak kriminal yang cenderung meningkat.
Warga juga diingatkan untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila terdapat hal-hal mencurigakan.
Selain itu, personel turut mensosialisasikan layanan Kepolisian melalui Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, sehingga masyarakat dapat dengan mudah menghubungi pihak Kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas.
Dengan adanya patroli dialogis ini, diharapkan sinergi antara Kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kegiatan patroli sambang serta pengamanan ibadah di wilayah penugasan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (5/4/2026) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis ke sejumlah titik pemukiman masyarakat sekaligus melaksanakan pengamanan jalannya ibadah. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.
Selain pengamanan, personel juga melakukan pendekatan persuasif dengan menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, guna mempererat hubungan serta membangun kepercayaan antara aparat dan warga setempat.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada warga.
“Pengamanan ibadah dan patroli sambang ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kami akan terus hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegas Kaops Irjen. Pol. Faizal.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang berkelanjutan di wilayah Papua.
“Kami mengedepankan patroli dialogis dan pendekatan persuasif agar masyarakat merasa dekat dan terlindungi. Dengan sinergi yang baik, stabilitas keamanan dapat terus terjaga,” ujar Kombes. Pol. Adarma Sinaga.
Satgas Damai Cartenz berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Papua, khususnya di Distrik Kiwirok.
Jakarta – Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas proses penerimaan calon Taruna/Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan pengarahan yang dipimpin As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar melalui Zoom Meeting, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB.
Dalam arahannya, As SDM Kapolri menekankan bahwa rekrutmen Akpol bukan sekadar proses seleksi, tetapi bagian dari upaya strategis membangun Polri yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. Seluruh panitia diminta menjalankan prinsip BETAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta memastikan tidak ada ruang bagi praktik percaloan maupun joki.
Karo SDM Polda Metro Jaya Kombes Pol. Muh. Dwita Kumu Wardana menegaskan kesiapan jajaran Polda Metro Jaya untuk mengawal seluruh tahapan seleksi secara objektif dan profesional. “Kami pastikan proses rekrutmen Akpol 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak dipungut biaya dan tidak ada ruang bagi calo maupun joki,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tahun ini penerimaan Akpol hanya dibuka melalui satu jalur, yakni jalur reguler. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan peserta seleksi dengan imbalan tertentu. “Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi percaya kepada pihak-pihak yang mengaku dapat meluluskan peserta, karena seluruh proses dilakukan secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Karo SDM.
Adapun rangkaian seleksi jalur Akpol Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak 9–30 Maret 2026 dengan tahapan pendaftaran online dan verifikasi, dilanjutkan 31 Maret pakta integritas serta 31 Maret–4 April rikmin awal. Tahapan berikutnya meliputi rikkes tahap I pada 7–11 April, CAT Psikologi pada 23–25 April, kemudian CAT Akademik, Uji Komputer, CAT Pengisian Inventory PMK, dan CAT AMI pada 6–7 Mei serta 9–11 Mei.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti Uji EKG pada 17–19 Mei, UKJ dan Antropometri pada 21–24 Mei, lalu sidang menuju rikkes tahap II pada 4 Juni. Setelah itu, tahapan berlanjut dengan rikkes tahap II pada 5–6 Juni, PMK dan PSI tahap II pada 13–15 Juni, rikmin akhir pada 16–17 Juni, hingga sidang akhir tingkat Panda pada 26 Juni 2026. Untuk jalur Akpol, seleksi masih berlanjut pada tahapan tingkat Panpus mulai 3 hingga 27 Juli 2026, menjadikannya jalur dengan rangkaian seleksi paling panjang dan paling lengkap.
JAKARTA — Sebagian besar masyarakat yang melakukan mudik pada Lebaran 2026 mengaku puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan pemerintah. Lembaga Survei KedaiKOPI mencatat, sebanyak 88,8 persen responden merasa puas, dengan nilai rata-rata kepuasan sebesar 7,18 dari skala 1 sampai 10.
Hasil itu disampaikan oleh Head of Research KedaiKOPI, Ashma Nur Afifah, dalam pemaparan survei tahunan KedaiKOPI terkait pelaksanaan mudik Lebaran, Senin (6/4/2026). Survei dilakukan pada 23–30 Maret 2026 terhadap 1.101 responden yang memenuhi kriteria sebagai pemudik Lebaran 2026.
“Dari skala 1 sampai 10, kita mendapatkan nilai sebesar 7,18. Maka dari skala tersebut kita dapat kategorikan bahwa responden yang melakukan mudik cukup puas dengan layanan atau manajemen mudik yang telah dilakukan oleh pemerintah,” kata Ashma.
Ashma mengatakan, kepuasan tersebut diukur dari dua aspek besar, yaitu layanan armada transportasi umum, serta infrastruktur dan kebijakan manajemen mudik secara keseluruhan.
Pada aspek layanan armada, kepuasan tertinggi secara konsisten tercatat pada kenyamanan armada yang berlaku untuk bus, kereta api, maupun travel atau shuttle resmi. Namun, masing-masing moda juga mencatatkan titik lemah tersendiri.
Untuk pengguna bus, aspek yang mendapat penilaian paling rendah adalah kenyamanan terminal bus. Bagi penumpang kereta api, keluhan terbesar datang dari ketersediaan kuota tiket, di mana angkanya turun signifikan dibanding tahun lalu, dari 84,8 persen menjadi 76,1 persen atau berkurang 8,7 persen. Sementara itu, pengguna travel resmi mengeluhkan kenyamanan saat menunggu di pool atau titik penjemputan.
Di moda kapal laut, kepuasan tertinggi dirasakan saat proses antrean masuk ke kapal, sedangkan aspek terendah adalah keteraturan saat mengantri membeli tiket di pelabuhan. Adapun untuk pengguna pesawat, kenyamanan di dalam kabin mendapat apresiasi tertinggi, sementara ketersediaan kuota tiket menjadi aspek terendah, meski angkanya justru naik dari 76,2 persen tahun lalu menjadi 80 persen tahun ini.
“Kesulitan yang dirasakan dalam mengakses tiket kereta api lebih banyak dirasakan oleh responden tahun ini dibandingkan tahun lalu. Turun tertingginya ada pada ketersediaan kuota tiket kereta api, yang tahun lalu 84,8 persen, sekarang hanya 76,1 persen,” kata Ashma.
Dari sisi infrastruktur jalan, kepuasan terhadap jalan tol secara konsisten lebih tinggi dibanding jalan non-tol. Pada pengguna jalan tol, kepuasan di hampir semua aspek berkisar di angka 91–92 persen. Aspek yang paling diapresiasi adalah kondisi saat memasuki jalan tol (92,7 persen) dan keamanan serta penerangan jalan tol (92,2 persen). Khusus untuk penerangan jalan tol, angka ini melonjak tajam dibanding tahun lalu yang hanya 77,2 persen, atau naik 15 persen.
Sebaliknya, untuk jalan non-tol, ketersediaan rambu lalu lintas yang dinilai cukup dan jelas mendapat apresiasi tertinggi di angka 85,8 persen. Aspek yang paling dikeluhkan adalah kemulusan jalan di dalam kabupaten atau kota tujuan (73,1 persen), turun dari 82,9 persen pada 2025.
“Ada peningkatan di aspek keamanan dan penerangan jalan tol. Yang tahun lalu puas hanya sebesar 77,2 persen, tahun ini naik menjadi 92,2 persen. Jadi memang ada peningkatan penerangan di jalan tol tahun ini dan itu diapresiasi dalam menjaga keamanan mudik 2026,” kata Ashma.
Ashma lalu menjelaskan, kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan pemerintah, seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow, mendapat sambutan positif dari 80,8 persen responden. Sementara itu, 82 persen pemudik menyatakan puas dengan layanan posko kesehatan yang tersedia selama perjalanan mudik.
“Kepuasan terhadap kebijakan rekayasa lalu lintas sebelumnya mencapai 91,2 persen dan posko kesehatan 92,9 persen di tahun 2025. Pola yang sama kami temukan di tahun ini, mayoritas masih puas, namun persentasenya turun dibanding tahun lalu,” ujar Ashma.
Di rest area, ketersediaan bahan bakar menjadi aspek yang paling diapresiasi, dengan 87,1 persen responden merasa puas. Namun, kebersihan toilet menjadi catatan tersendiri, hanya 77,8 persen yang merasa puas, turun dari 86,2 persen pada tahun sebelumnya.
“Ini mungkin juga dikarenakan memang pengguna toilet di saat periode mudik lebih banyak, sehingga kebersihan toiletnya cukup agak sulit untuk dijaga secara konsisten,” ujar Ashma.
Untuk layanan darurat, 77,8 persen responden menyatakan puas, turun 12,5 persen dari 2025. Sementara kepatuhan pengendara lain mendapat angka kepuasan paling rendah di antara semua aspek yang diukur, yakni 71,9 persen, turun 10,1 persen dibanding tahun lalu.
Salah satu kebijakan yang paling diapresiasi pemudik adalah pemisahan akses pelabuhan berdasarkan jenis kendaraan, yang berlaku di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk mulai 13–29 Maret 2026. Sebanyak 91,5 persen responden menyatakan setuju dengan kebijakan tersebut, dengan nilai rata-rata dukungan 7,66 dari skala 10.
Adapun survei KedaiKOPI juga mengukur kinerja kepolisian dari dua sisi, yaitu polisi lalu lintas (Polantas) yang bertugas di jalan, serta polisi yang menjaga keamanan lingkungan rumah yang ditinggal pemudik.
Dari sisi Polantas, Ashma menjelaskan 80,6 persen responden merasa puas terhadap kinerja Polantas dalam menjaga kelancaran arus mudik, dan 81,7 persen puas terhadap kinerjanya dalam menjaga keamanan arus mudik. Meski masih di atas 80 persen, Ashma mengatakan kedua angka ini turun dibanding 2025, di mana masing-masing turun 5,7 persen dan 6,2 persen.
Dari sisi keamanan rumah, 86,7 persen responden percaya bahwa aparat lingkungan seperti RT/RW atau satpam mampu menjaga rumah mereka selama ditinggal mudik, dengan nilai rata-rata kepercayaan 7,78. Adapun kepercayaan terhadap kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan permukiman tercatat pada angka 79,4 persen dengan rata-rata 7,20.
“Jika kita fokus pada seluruh aspek yang ditanyakan terkait kinerja polisi, yaitu menjaga kelancaran lalu lintas, menjaga keamanan arus mudik, hingga menjaga keamanan di lingkungan rumah, maka nilai rata-rata kepuasannya adalah 7,81. Jumlah responden yang merasa puas terhadap kinerja Polri secara keseluruhan sebanyak 84,1 persen,” pungkas Ashma.
Jakarta Selatan – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga keamanan lingkungan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Barat, Aipda Fatoni Setiawan Kurniawan, turut serta dalam kegiatan kerja bakti bersama warga di Jalan Cikatomas, Minggu,5/4/2026 pagi.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut tidak hanya untuk membantu kerja bakti, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor.
Dalam kesempatan itu, warga diimbau untuk selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan sebagai langkah pencegahan. Selain itu, Aipda Fatoni juga mensosialisasikan layanan Call Center Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat dalam situasi darurat.
Ia menegaskan, apabila terjadi gangguan kamtibmas di lingkungan, masyarakat diharapkan segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Polsek Metro Kebayoran Baru guna penanganan cepat dan tepat.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga yang merasa lebih aman dan terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas masyarakat.
Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih formal (gaya rilis humas) atau lebih singkat untuk media sosial.