Blog

  • Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Program FKPMS di 11 Sekolah

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) pada Rabu (11/3/2026) di Jakarta sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, dan penyelesaian persoalan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, serta para pelajar, sebagai bentuk sinergi bersama guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di lingkungan sekolah.

    Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Launching FKPMS ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan di lingkungan pendidikan, mulai dari perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial. Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya juga menangani sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta, sehingga perlindungan terhadap anak dinilai masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu.

    “Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini dihadirkan sebagai wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Melalui forum tersebut, komunikasi antarunsur sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak awal, dipetakan dengan baik, dan ditangani secara cepat serta tepat. Kapolda Metro Jaya juga menekankan pentingnya peran para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, serta bebas dari kekerasan, perundungan, dan penyalahgunaan narkoba. Selain peserta yang hadir secara langsung, kegiatan ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Langkah tersebut diharapkan dapat diperluas dan ditiru oleh sekolah-sekolah lainnya sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Dengan adanya embrio FKPMS di 11 sekolah, kami berharap forum kemitraan ini dapat terus dikembangkan di wilayah Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesional demi terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri.

    Launching FKPMS diharapkan menjadi awal dari kerja bersama yang lebih nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berkelanjutan. Ke depan, forum ini diharapkan mampu menghadirkan peta kerawanan sekolah, jalur komunikasi yang jelas, ruang konseling dan penyelesaian masalah, serta keterlibatan aktif seluruh unsur terkait. Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan, sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat dan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Kakorlantas Hadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga, Kolaborasi dan Sinergitas Kunci Keberhasilan

    Jakarta- Bentuk sinergi dan kolaborasi lintas sektoral, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 di TMII, Selasa (10/3). Apel ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan balik dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

    Hadir dalam kegiatan, Kementerian Pekerja Umum Wilan Octavian Direktur Utama PT. Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, dan Direktur Utama PT. Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

    Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa berbagai pihak telah menyiapkan diri untuk mendukung kelancaran operasi pengamanan Lebaran tahun ini dengan sinergi antarinstansi yang telah dibangun sejak awal.

    “Semua kesiapan dalam rangka Operasi Ketupat, baik dari stakeholder, sinergitas, baik dari Kementerian Perhubungan, dari Kementerian PUPR, semua menteri Kabinet Merah Putih Dirut Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruhnya sudah siap,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

    Apel terpadu yang digelar bersama jajaran Jasa Marga menjadi penanda bahwa seluruh unsur yang terlibat telah berada dalam kondisi siaga. Ia menilai keberhasilan pengamanan pada tahun sebelumnya menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan tahun ini.

    “Pagi ini kita melaksanakan apel terpadu Jasa Marga Siaga, tentunya ini menandakan bahwa kita semuanya sudah siap. Suksesi pengamanan Operasi Ketupat 2025 tahun lalu cukup bagus, tetapi tahun ini tentunya harus kita tingkatkan,” tambah Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

    Kakorlantas juga mengapresiasi Apel Terpadu Siaga yang dilaksanakan Jasa Marga. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan stakeholder dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

    “Saya sebagai pihak yang mewakili Bapak Kapolri, tentunya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, terutama Jasa Marga yang saat ini mempersiapkan apel terpadu,” jelas Kakorlantas Polri.

    Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul fitri.

    “Operasi Ketupat tahun 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya kita mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat tahun ini, negara hadir bersama untuk bisa menjamin momen sosial dan spiritual, menjaga rangkaian kegiatan masyarakat dari bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri,” tegas Kakorlantas Polri.

    Kunci keberhasilan Operasi Ketupat adalah kolaborasi bersama, Kakorlantas yakin dengan sinergitas kebersamaan dapat mensukseskan kelancaran arus mudik lebaran Idul fitri.

    “Kami yakin kata kunci dari keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan. Together we can, bersama kita kuat, dan bersama kita berhasil,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.,

  • DUKUNG GERAKAN ASRI PRESIDEN PRABOWO, KAPOLDA METRO JAYA DAN PARA MENTERI TURUN GUNUNG BERSIHKAN PASAR KRAMAT JATI

    JAKARTA – Aksi nyata ditunjukkan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan publik. Bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, orang nomor satu di Polda Metro Jaya ini turun langsung melakukan aksi korve atau bersih-bersih di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI. Hadir di lokasi Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq serta Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang bersama-sama Kapolda Metro Jaya menyusuri setiap sudut pasar guna memungut sampah dan membersihkan area yang menjadi pusat ekonomi rakyat tersebut.

    Langkah kolaboratif ini merupakan tindak lanjut nyata dari Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Melalui program ini, Polri menunjukkan komitmennya bahwa menjaga keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) harus berjalan beriringan dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan asri demi kesejahteraan warga.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan bahwa kehadiran Kapolda dan ratusan personel kepolisian dalam aksi ini adalah bentuk dukungan total terhadap visi Presiden dalam menciptakan ruang publik yang manusiawi. Ia menegaskan bahwa Polri siap menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pentingnya lingkungan yang tertata.

    “Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo. Bapak Kapolda Metro Jaya menginstruksikan seluruh jajaran untuk hadir memastikan lingkungan publik tidak hanya aman secara fisik, tapi juga sehat dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat. Kita mulai dari pasar tradisional sebagai jantung ekonomi rakyat,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya di lokasi kegiatan.

    Sebanyak 823 personel gabungan dikerahkan untuk menyukseskan aksi ini. Kekuatan tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Satbrimob, Direktorat Samapta, Polres jajaran, TNI, Satpol PP, hingga jajaran Sudin Lingkungan Hidup dan PPSU yang bahu-membahu bersama masyarakat sekitar. Sinergi ini membuktikan bahwa semangat gotong royong adalah kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang ideal.

    Aksi korve massal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Dukungan pengamanan ketat dari jajaran Polda Metro Jaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas jual beli warga. Upaya berkelanjutan ini menjadi bukti nyata bahwa Polda Metro Jaya siap mengawal setiap kebijakan strategis Pemerintah Pusat demi kepentingan masyarakat luas.

  • Bhabinkamtibmas Pejaten Barat Polsek Pasar Minggu Monitoring Bazar Murah di SMAI Al Azhar 2 dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejaten Barat, Aiptu Nuridin, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan ke SMAI Al Azhar 2 Pejaten Barat, dalam rangka mengawasi serta memonitoring pelaksanaan kegiatan bazar murah yang diselenggarakan oleh pihak sekolah di wilayah Pejaten Barat, Jakarta Selatan,(10/3/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Nuridin turut memantau jalannya kegiatan bazar yang dihadiri oleh warga masyarakat sekitar. Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang hadir agar tetap menjaga ketertiban dengan bersabar, mengantri secara tertib, serta tidak saling berebut saat melakukan pembelian maupun pengambilan barang kebutuhan seperti sembako dan pakaian bekas layak pakai yang disediakan oleh panitia.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga memberikan pesan kamtibmas kepada petugas keamanan (security) dan panitia bazar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar. Ia mengimbau agar kendaraan diparkir dengan aman dengan menggunakan kunci ganda serta memasang alat pengaman tambahan seperti GPS, mengingat hingga saat ini tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih marak terjadi.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Nuridin juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap berbagai bentuk penipuan online yang kerap terjadi, serta mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak remajanya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun keluar rumah hingga larut malam.

    Di akhir kegiatan, Bhabinkamtibmas turut mensosialisasikan layanan Call Center Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk gangguan kamtibmas maupun kejadian darurat lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

  • Satgas Pangan Polres Metro Jakarta Selatan Pantau Harga dan Ketersediaan Sembako di Pasar Pondok Labu Jelang Idul Fitri

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 H menjelang Hari Raya Idul Fitri, Satgas Pangan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan, (10/3/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi para pedagang sembako serta berdialog langsung untuk mengetahui perkembangan harga dan stok bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat. Beberapa komoditas yang menjadi fokus pemantauan antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, daging sapi, serta kebutuhan pokok lainnya.

    Petugas Satgas Pangan juga memastikan bahwa distribusi bahan pokok di Pasar Pondok Labu berjalan dengan lancar serta tidak ditemukan adanya praktik penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diiringi dengan meningkatnya permintaan bahan pangan.

    Selain melakukan pemantauan harga, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan di pasaran.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap peredaran bahan pokok guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil selama bulan Ramadhan hingga menjelang perayaan Idul Fitri. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

  • Bhabinkamtibmas Senayan Edukasi Patroli Siber, Antisipasi Penipuan Online di Bulan Ramadhan 1447 H

    Jakarta Selatan – Bhabinkamtibmas Polsek Metro Kebayoran Baru Kelurahan Senayan, Aipda Bowo S, melaksanakan kegiatan edukasi serta patroli siber kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi maraknya penipuan online dan kejahatan digital selama bulan suci Ramadhan 1447 H.

    Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi para petugas keamanan (security) dan driver ojek online yang sedang beristirahat di wilayah Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Aipda Bowo S memberikan pemahaman mengenai berbagai modus kejahatan digital yang saat ini sering terjadi, seperti penipuan melalui pesan singkat, tautan palsu (phishing), hingga penyalahgunaan akun media sosial.

    Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengimbau agar para security dan driver ojek online selalu waspada terhadap informasi yang diterima melalui ponsel, tidak mudah percaya dengan tawaran hadiah atau permintaan data pribadi, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi tindak penipuan di dunia maya.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polsek Metro Kebayoran Baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadhan, sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dan aman dalam menggunakan teknologi serta media sosial.

    Dengan adanya edukasi patroli siber tersebut, diharapkan masyarakat semakin sadar akan potensi kejahatan digital dan dapat bersama-sama menjaga lingkungan yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.

  • Patroli Sahur Ramadhan 1447 H, Team Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan Antisipasi Kejahatan Malam Hari

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Patroli Sahur guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pada malam hingga dini hari,(11/3/2026).

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan di wilayah Rayon Pancoran, Pasar Minggu, hingga Jagakarsa. Personel melakukan pemantauan serta pengawasan di sejumlah titik rawan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masyarakat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melaksanakan patroli strong point di depan pintu utama kawasan Margasatwa Ragunan, Jalan Raya Tanjung Barat, Jagakarsa hingga menyusuri Jalan Kemuning dan Jalan Rawajati Timur, Kecamatan Pasar Minggu. Kehadiran personel kepolisian di lokasi-lokasi tersebut bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi kejahatan seperti 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), kejahatan jalanan, serta aksi tawuran yang kerap terjadi pada waktu dini hari.

    Dengan adanya kegiatan Patroli Sahur ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa serta meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas.

  • Patroli Rumah Kosong Saat Mudik Ramadhan Menjelang Lebaran Idul Fitri, Personel Samapta Polsek Tebet Berikan Imbauan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan 1447 H, Personel Samapta Polsek Tebet Aiptu Priyantono melaksanakan patroli rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya di wilayah Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, (10/3/2026).

    Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan, seperti pencurian maupun gangguan kamtibmas lainnya yang kerap terjadi pada rumah-rumah yang ditinggal pemiliknya selama mudik Lebaran.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Priyantono juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para petugas keamanan (security) di lingkungan permukiman agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di area sekitar, khususnya terhadap rumah yang sedang kosong ditinggal pemiliknya.

    Selain itu, petugas keamanan juga diingatkan untuk aktif melakukan patroli lingkungan secara berkala serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, termasuk potensi aksi tawuran remaja.

    Personel Polsek Tebet juga mensosialisasikan layanan kepolisian melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.

    Melalui kegiatan patroli dan imbauan kamtibmas ini, diharapkan situasi keamanan di wilayah Tebet tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang melaksanakan mudik ke kampung halaman.

  • Jelang Lebaran, Kapolri Salurkan Tali Asih dan Sembako kepada Personel Polri

    Kepolisian Negara Republik Indonesia menyalurkan tali asih kepada personel Polri dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polri kepada seluruh personel yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas negara.

    Karo Watpers SSDM Polri, Budhi Herdi Susianto, mengatakan kegiatan penyerahan paket sembako tersebut merupakan bagian dari kepedulian Kapolri terhadap kesejahteraan anggota dan pegawai di lingkungan Mabes Polri menjelang hari raya.

    “Pada hari ini dalam rangka kegiatan distribusi paket sembako yang diperuntukkan bagi anggota dan ASN Mabes Polri oleh Bapak Kapolri guna menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 M/1447 H. Sebagai wujud perhatian pimpinan atas dedikasi dan pengabdian rekan-rekan sekalian,” ujar Brigjen Pol Budhi.

    Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polri dalam menyambut Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

    Dalam kegiatan tersebut, total paket sembako yang didistribusikan mencapai 38.268 paket dengan rincian 29.960 paket untuk anggota Polri, 2.752 paket untuk PNS Polri, 107 paket untuk PPPK Polri, 1.189 paket untuk anggota BKO Polri, serta 4.260 paket untuk pegawai harian lepas (PHL) Polri.

    Sementara sisanya akan disalurkan kepada para purnawirawan Polri, warakawuri, serta masyarakat sekitar di lingkungan Mabes Polri. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi personel Polri beserta keluarga, meningkatkan rasa kebersamaan, serta memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian anggota Polri dalam melaksanakan tugas.

  • Bareskrim Polri Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Atlet Panjat Tebing Pelatnas

    Jakarta, 10 Maret 2026 – Bareskrim Polri tengah mendalami laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang mantan kepala pelatih (head coach) atlet panjat tebing Pelatnas terhadap sejumlah atlet putri. Kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 3 Maret 2026.

    Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah menyampaikan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pelatih terhadap atlet binaannya.

    “Pada hari ini kami menyampaikan perkembangan kasus tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana laporan polisi Nomor LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 3 Maret 2026, dengan modus diduga menyalahgunakan kewenangan serta memanfaatkan kerentanan atau keadaan atlet putri untuk melakukan perbuatan cabul hingga persetubuhan,” ujar Brigjen Pol Nurul Azizah.

    Ia menjelaskan, peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi sejak tahun 2021 hingga 2025, terutama di Asrama Atlet Bekasi yang berlokasi di Jalan Harapan Indah Boulevard No.10–12, Medan Satria, Bekasi Utara, serta di beberapa negara saat atlet mengikuti pertandingan internasional.

    Laporan tersebut diajukan oleh pelapor berinisial SD selaku penerima kuasa dari para korban yang merupakan atlet putri panjat tebing Pelatnas. Sementara itu, pihak terlapor berinisial HB diketahui merupakan Head Coach atau Kepala Pelatih atlet panjat tebing Pelatnas yang saat ini telah diberhentikan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

    Brigjen Pol Nurul Azizah menjelaskan bahwa penyidik Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan awal.

    “Pada tanggal 6 Maret 2026 penyidik telah melakukan klarifikasi terhadap pelapor SD dan salah satu atlet berinisial PJ. Selain itu, penyidik juga telah mendampingi korban untuk menjalani visum et repertum di RS Polri Kramat Jati,” jelasnya.

    Selanjutnya pada 9 Maret 2026, penyidik kembali melakukan klarifikasi terhadap empat atlet lainnya yang berinisial RS, PL, KA, NA, dan AV. Terhadap para atlet tersebut juga telah dibuatkan surat permintaan visum et repertum serta visum psikiatrikum di RS Polri Kramat Jati.

    Menurut Nurul Azizah, pendampingan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) tidak dilakukan karena para korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dan hukum dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

    Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dalam perkara ini penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti awal, di antaranya laporan awal dugaan pelecehan seksual dari Federasi Panjat Tebing Indonesia tertanggal 14 Februari 2026, keputusan Pengurus Pusat FPTI tentang pemusatan latihan nasional tahun 2025, serta dokumen identitas dan percakapan WhatsApp antara atlet putri dengan terlapor.

    Berdasarkan hasil pendalaman sementara, penyidik menduga terlapor melakukan aksinya dengan memanfaatkan posisinya sebagai kepala pelatih untuk mendekati para atlet.

    “Modus operandi yang diduga dilakukan adalah menyalahgunakan kewenangan sebagai Head Coach pelatnas dengan memanfaatkan kerentanan atlet putri, kemudian melakukan perbuatan cabul seperti memeluk, mencium, meraba hingga melakukan masturbasi dan persetubuhan,” ungkapnya.

    Saat ini penyidik masih terus melakukan pendalaman dengan melaksanakan visum terhadap para korban, pemeriksaan psikiatrikum, pengecekan tempat kejadian perkara, serta klarifikasi terhadap para saksi dan terlapor.

    “Penyidik juga akan mengumpulkan alat bukti lainnya guna membuat terang peristiwa yang dilaporkan,” tambahnya.

    Dalam kasus ini, terlapor disangkakan melanggar Pasal 6 huruf B dan C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual juncto Pasal 15 UU yang sama.

    Ancaman pidana dalam pasal tersebut adalah pidana penjara paling lama 12 tahun dan/atau denda paling banyak Rp300 juta. Hukuman tersebut dapat diperberat hingga sepertiga apabila tindak pidana dilakukan dalam lingkup pendidikan atau dilakukan lebih dari satu kali.