Dampak Kapolri Ajak Jawara Banten Jadi Sabuk Kamtibmas

Karena itu, kekuatan seorang pesilat harus digunakan untuk melindungi masyarakat serta membela mereka yang lemah, bukan untuk menunjukkan keunggulan maupun menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.
“Seorang jawara sejati bukanlah orang yang mencari lawan untuk menunjukkan kekuatan, melainkan pribadi yang mampu menjaga diri, melindungi masyarakat, menyelesaikan persoalan dengan bijaksana, serta menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” ujar Kapolri.
Pesilat harus mampu menjadi pembawa ketenteraman, menjaga kerukunan, dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.
Ulama memberikan bimbingan moral dan spiritual, sementara jawara menanamkan keberanian, ketangguhan, dan kepedulian untuk melindungi masyarakat.
Melalui pembinaan yang tepat, pencak silat diharapkan melahirkan pesilat yang tangguh namun santun, kuat tetapi mampu mengendalikan diri, serta senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat.